Finansialku: Paduan Fintech & Blog Indonesia

finansialkuAssalamualaykum pembaca Ruphiah!

Ngomongin soal fintech, sudah bertebaran sekali di Indonesia. Mulai dari yang paling sederhana cuma buat ngitung-ngitung duit keluar masuk dompet, sampai yang ribet ngeluarin grafik.

Kali ini saya akan ngobrolin salah satu fintech yang uniknya dipadu dengan artikel pendukung dengan jumlah cukup banyak, Finansialku. Oleh karena itu, nampaknya apabila Anda mencari artikel keuangan pribadi sekaligus apps nya, situs ini bisa jadi pilihan.

Overview

Kenapa saya bilang dipadukan dengan blog?

Coba saja tengok situsnya, ada 4 kategori artikel yang berhubungan dengan dompet pribadi Anda. Kategori tersebut antara lain:

Keuangan – Kategori ini lebih berhubungan dengan keuangan pribadi dan pengelolaannya. Jadi bahasannya seputar duit yang ada di kantong Anda, tidak lupa ditambah tujuan dan pengetahuan perpajakannya.

Investasi – Nah sementara di bagian ini, Anda akan ketemu dengan artikel yang berkaitan dengan cara mengembangkan duit.

Asuransi – You know lah ya!

Enterpreneurship – Sementara di bagian ini lebih mengutamakan success story dari beberapa orang pilihan.

Itu lah ya beberapa kategori yang ditampilkan oleh situs Finansialku, sebenarnya ada satu lagi yaitu produk. Namun demikian, kategori ini adalah jualan dari PT Solusi Finansialku Indonesia, jadi tidak terdapat artikel pendukung di dalamnya.

Sebenarnya ada yang cukup membuat saya kagum, karena mereka memiliki portal untuk “community”. Biasanya orang kalau uda bikin produk, tinggal jualan, dan selesai. Padahal seharusnya memang membentuk komunitasnya terlebih dulu. Well, terobosan yang jarang ditempuh oleh orang Indonesia, jadi applause untuk Anda!

Tes Aplikasi Finansialku

Oke sekarang kita coba apps nya ya!

Daftar dulu, sekarang saya pake yang trial dulu. Tidak lama setelah daftar datanglah surat cinta konfirmasi, seperti yang biasa Anda dapat ketika mendaftar sesuatu di jagad maya.
aplikasi finansialku

Setelah masuk Anda akan ketemu dashboard, yang isinya tools untuk mengatur keuangan sehari-hari. Jadi selain proses pencatatan, perusahaan milik Melvin Mumpuni ini mengembangkan skema pengaturan uang. Sebagai contoh di bagian rencana keuangan, Anda akan melihat berapa dana darurat yang harus disiapkan, asuransi, sampai dana hari tua.

Dana Darurat dihitung dengan cara pengeluaran bulanan dikali 6. Berarti berdasarkan mazhab Finansialku, yang penting kebutuhan selama 6 bulan dicover terlebih dahulu. Kemudian ada lagi “Dana Rencan Pernikahan”, dan beberapa dana lain yang butuh diisi kisaran inflasi dan estimasi hasil investasi.

Sedikit saran pribadi dari saya, nampaknya banyak teman-teman yang masih susah menangkap makna inflasi. Oleh karena itu, akan lebih baik bila inflasi langsung ditetapkan oleh pihak Finansialku. Bisa mengacu dari asumsi yang ditetapkan pemerintah. No problem.
finansialku

Oke, kemudian kita lanjut ke bagian “Investasi”.

Ada yang perlu saya jelaskan sedikit ke teman-teman tentang makna Investasi 72. Untuk non perencana keuangan mungkin agak bingung memahaminya. Pada prinsipnya, skema ini menggunakan perhitungan matematika dan time value of money.

Ah tapi secara sederhana, investasi 72 adalah berapa waktu yang dibutuhkan agar investasi Anda naik 2 kali lipat. Contohnya jika imbal hasil investasi adalah 72% setahun, maka hanya butuh setahun uang Anda naik dari 10 juta menjadi 20 juta.

Setelah bagian “Investasi”, ada bagian “Anggaran” dan “Aset”. Saya tidak akan komentar banyak, karena ketika membukanya, Anda akan langsung paham. Tinggal dimasukkan saja nominal alokasi Anda.

Sekarang mari kita lihat bareng di bagian “Laporan Keuangan”. Jadi di bagian ini, akan terlihat output dari keuangan pribadi Anda. Darimana saja sumber pendapatannya, bagaimana trend harian, bahkan sampai kepada kesehatan finansial sederhana.

Kelebihan & Kekurangan

Namanya produk, pasti ada kelebihan dan kekurangan. Secara objektif akan disampaikan beberapa hal, antara lain:

Kelebihan

1. Sudah banyak aplikasi perencana keuangan individu, tapi nampaknya Finansialku satu-satunya yang menggabungkan antara artikel komprehensif dan aplikasi.
2. Komunitas! Sudah saya bilang bahwa sangat salut akan fitur ini. Sangat personal dan punya impact pembinaan yang bagus.
3. Tim yang profesional. Sambil mereview, saya sempatkan main dan ngobrol dengan CEO nya. Well, satu lagi poin plus jika uang Anda ditangani pasukan profesional muda macam mereka!
4. Guideline Finansialku sudah lengkap! Nice.

Kekurangan

1. Kecepatan loading apps perlu ditingkatkan. Di Indonesia, sebisa mungkin seharusnya membuat apps yang ringan karena kemampuan internet negara kita masih jauh dari kata “cepat”.
2. Menambah tools yang berhubungan dengan pilihan saham atau reksadana, akan memperlengkap aplikasi Finansialku. Dengan demikian, user akan tau berapa duitnya secara real. Bahkan jika perlu dihubungkan dengan harga emas versi Antam secara otomatis.

2 Comments

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.